Pada riset Kesehatan Dasar, Kementerian Kesehatan, prevalensi penderita stroke mencapai 15,4% merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama hampir seluruh rumah sakit di Indonesia. Bahkan menurut Mecklenburg Medical, setiap detik satu orang meninggal akibat stroke. Tren penyakit neuro-degeneratif dan metabolik seperti halnya demensia, gangguan fungsi eksekutif, koordinasi, keseimbangan dan rasa tidak nyaman fungsi sensorik pada ekstrimitas semakin meningkat. Hal ini menjadi masalah kesehatan yang berdampak nasional dan perlu segera ditanggulangi.

Prediksi kedepan penderita stroke akan meningkat menjadi 25-30%, untuk mengatasinya Kementerian Kesehatan telah membangun Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (Natioal Brain Centre Hospital) yang merupakan salah satu rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan, terletak di Jalan MT Haryono Jakarta. Rumah Sakit ini memiliki luas 11.000 meter persegi dengan bangunan 11 tingkat, dan mulai beroperasi tanggal 1 Juli 2013 serta direncanakan grand opening tanggal 1 Februari 2014.

Permasalahan di bidang kesehatan otak dan saraf (neurologi) di Indonesia semakin kompleks dengan jumlah kasus yang semakin meningkat pula. Angka kejadian stroke meningkat dari tahun ke tahun, bahkan pada riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2007 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI, stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama di hampir seluruh rumah sakit di Indonesia. Oleh karena itu Pemerintah mendirikan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional yang diharapkan dapat menjadi tempat pelayanan kesehatan otak dan saraf yang komprehensif, sehingga bisa menjadi model/percontohan dalam penanganan kasus-kasus neurologi di Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan masyarakat, maka Rumah Sakit Pusat Otak Nasional mempunyai komitmen mengutamakan keselamatan pasien, kemudahan akses, dan kepuasan pelanggan, serta senantiasa terus melakukan perbaikan sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan. Rencana keberhasilan tersebut kedepannya dievaluasi melalui indikator sertifikasi akreditasi dari JCI (Joint Commision International).

Diantara seluruh unggulan yang dimiliki, stroke mendapat perhatian khusus yang harus ditangani suatu tim dengan tata laksana komprehensif secara cepat, tepat dan akurat.

Secara substansi kualitas, RS Pusat Otak Nasional berdiri sebagai Center of Excellence: Advance Clinical, Restoration & Rehabilitation, Education & Training, Basic Clinical & Comprehensive Research, Product Development, Community Policy Development

Visi

Menjadi Rumah Sakit Pusat Rujukan Nasional Bidang Otak dan Sistem Persarafan

Misi

  1. Mewujudkan Pelayanan Otak dan Sistem Persarafan Bermutu Tinggi dan Terjangkau Oleh Semua Lapisan Masyarakat.
  2. Mewujudkan Pendidikan Dan Penelitian Yang Mampu Memberikan Kontribusi Pada Pemecahan Masalah Otak Dan Sistem Persarafan Di Tingkat Nasional Dan Internasional.
  3. Mewujudkan Penapisan IPTEK Di Bidang Ilmu Kesehatan Otak Dan Sistem Persarafan.
  4. Mewujudkan Kenyamanan dan Kesejahteraan Pegawai.

Nilai

B : Benevolent : Senantiasa Melayani Pasien Dengan Tulus
R : Responsive : Selalu Siap Tanggap
A : Attentive : Memberi Perhatian Penuh Terhadap Pasien
I : Innovative : Mengikuti Perkembangan Ilmu
N : Noble : Sesuai Dengan Motto RS Yaitu "Melayani Dengan Mulia"

“Mengutamakan keselamatan pasien, kemudahan akses dan kepuasan pelanggan dan senantiasa perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan”

"Melayani Dengan Mulia"

"Memberikan pelayanan kesehatan otak dan sistem persarafan unggul untuk semua lapisan masyarakat dengan berbagai tingkat kesulitan, baik bagi pasien dari dalam maupun luar negeri"